Labels

Wednesday, 9 September 2015

Mitigasi Bencana

Mitigasi Bencana adalah suatu tindakan atau langkah-langkah yang dilakukan untuk mengurangi dampak dari bencana.

Tindakan atau langkah-langkah mitigasi bencana bisa dilakukan secara struktural atau non-struktural. Berikut beberapa contoh mitigasi bencana (yang dalam beberapa hal bisa juga masuk dalam kategori pencegahan) secara struktural:
Mitigasi untuk banjir antara lain dengan membuat waduk, sumur serapan, revitalisasi sistem drainase, normalisasi sungai, dan sebagainya
Mitigasi untuk tanah longsor antara lain membuat parit di permukaan tanah, membuat beton dinding diafragma, membuat jangkar tanah, perbaikan tanah, dan sebagainya.
Mitigasi untuk gempa bumi antara lain merancang struktur bangunan yang tahan gempa, evaluasi seismik bangunan dan komponennya, meningkatkan ketahanan gempa untuk bangunan  yang ada serta fasilitas infrastruktur, dan sebagainya.
Mitigasi untuk kekeringan antara lain membuat bendungan dan waduk untuk bisa memasok air tambahan pada musim kering, desalinasi air laut, membuat kanal atau mengarahkan air sungai sebagai sumber irigasi di daerah rawan kekeringan, dan sebagainya.
Berikut adalah beberapa contoh mitigasi (dalam beberapa hal bisa masuk juga dalam kategori pencegahan) non-struktural:
-Pemetaan resiko bencana atau ancaman bahaya.
-Meningkatkan upaya penggunaan lahan dan zonasi.
-Program peningkatan kesadaran masyarakat untuk mitigasi bencana.
-Membuat data nasional tentang sumber daya medis, dan sebagainya.

No comments:

Post a Comment